Disebut di Mata Najwa, Hidayat dan Vigit Waluyo mendadak Viral

pssi bisa apa

Jika Anda termasuk insan penggemar sepakbola, tentu tidak melewatkan tayangan Mata Najwa semalam.  Program talkshow yang dipandu olej Najwa Shihab mengangkat tema PSSI Bisa Apa. Bukan tanpa alasan, mereka mengangkat tema ini sebagai bentuk kepedulian terhadap persepakbolaan di tanah air.

Seperti yang kita ketahui, gagalnya timnas Indonesia di Piala AFF 2018 ini sangat menyakiti penggemar sepakbola nusantara. Mereka pun melampiaskan kekesalannya kepada PSSI, hingga muncul tag #edyout. Ya, Edy Rahmayadi dianggap sebagai sosok paling bertanggungjawab atas kegagalan ini.

Kembali ke Mata Najwa, tayangan semalam sontak membuat 2 nama mendadak viral, yaitu Hidayat dan Vigit Waluyo.

Hidayat

Dalam satu sesi acara Mata Najwa, Manager Madura FC Januar Herwanto mengungkapkan tentang adanya usaha pengaturan skor pertandingan antara PSS Sleman dan Madura FC. Menurut Januar, beliau mengklaim sempat dirayu Hidayat, supaya mengalah pada pertandingan tersebut. Menjadi penting karena Hidayat ternyata saat ini menjabat sebagai Exco PSSI.

Susunan EXCO PSSI terbaru

exco PSSI 2016-2020

Trending: Hidayat Exco PSSI

Dari penelusuran penulis, berita ini langsung viral dikalangan netizen. Tercatat ada 10 ribu orang yang mencari informasi Hidayat Exco PSSI dalam 4 jam terakhir.

Saat diklarifikasi oleh Mata Najwa melalui telepon, Hidayat membantah tudingan yang menyebut dirinya pernah berusaha melakukan pengaturan skor.

“Saya siap mengundurkan diri kalau saya terbukti mengatur skor,” tegas Hidayat.

Vigit Waluyo

Vigit Waluyo, disebutkan oleh Bambang Suryo sebagai salah satu dalang kisruhnya sebakbola nasional. Pada awalnya, Bambang tidak mau menyebutkan nama secara lengkap, hanya memanggilnya sontoloyo. Tapi di tengah acara, mendadak beliau menyebut nama Vigit Waluyo.

Siapa Vigit Waluyo

Penulis mencoba menelusuri siapa Vigit Waluyo ini, ternyata beliau memang termasuk orang lama dalam dunia sepakbola. Banyak informasi yang menyebutkan kalau beliau adalah mafia top di Jawa Timur. Jejak digital mengaitkan Vigit dengan tim Deltras Sidoarjo, Persebaya DU, La Nyalla, dan masih banyak lagi.

Terlepas dari benar tidaknya informasi ini, penulis berharap PSSI tidak menutup mata akan adanya mafia pengaturan skor. Beberapa waktu yang lalu, Mata Najwa sukses membongkar permainan sel mewah di lapas Sukamiskin. Semoga, usaha Mata Najwa membongkar mafia sepakbola menjadi awal perubahan sepakbola Indonesia ke arah yang lebih baik. Bola sekarang berada di PSSI!

Leave a Comment