7-Eleven Masih Tertarik Untuk Beroperasi Di Indonesia


7-Eleven Masih Tertarik Untuk Beroperasi Di Indonesia

Seven & I Holdings Co., Ltd., induk perusahaan rantai pasokan 7-Eleven di Jepang, berencana untuk mencari mitra lain untuk memulai kembali bisnis di Indonesia, menyusul runtuhnya operasi lokalnya di negara berpenduduk paling tenggara di Asia Tenggara.


Perusahaan tersebut mengatakan akan "mencari seseorang untuk mengambil alih franchise dan berharap segera memulai bisnisnya kembali."


"Indonesia adalah negara yang penting bagi kami, ini bukan akhir dari bisnis 7-Eleven," kata seorang juru bicara pada hari Jumat seperti dikutip oleh Reuters.


Baca : Orang Tidak Di Kenal Menyerang 2 Polisi Di Sebuah Masjid


Dia menambahkan bahwa penutupan tersebut "hampir tidak berdampak" pada hasil finansialnya.


Delapan tahun setelah toko pertama di Jakarta dibuka, PT Modern Internasional, pemilik waralaba master 7-Eleven di Indonesia, menutup semua gerai domestiknya, yang mencapai 161 pada akhir 2016.


Perusahaan tersebut menyebutkan "sumber daya terbatas" sebagai alasan untuk penutupan tersebut.


Dalam laporan tahunan 2016, International Internasional yang terdaftar di Jakarta mengatakan telah menginvestasikan beberapa proyek infrastruktur "fundamental" untuk mendukung operasi 7 toko Eleven, yaitu dapur pusat dan gudang pusat yang dapat mendukung hingga 500 Outlet.


Baca : Obama, Jokowi Ngobrol Ditemani Teh Dan Bakso Ala Indonesia


Namun, pada saat itu kerusakan sudah dilakukan oleh berbagai batasan bisnis dari berbagai peraturan. Profitabilitas Modern Internasional merosot dari tahun 2013 dan seterusnya. Pada 2013, ia membukukan laba bersih Rp 49,2 miliar (US $ 3,68 juta), namun angka tersebut turun menjadi Rp 40,3 miliar di tahun berikutnya.


Perusahaan tersebut kemudian membukukan laba bersih dengan rugi bersih masing-masing sebesar Rp 58,42 miliar dan Rp 636,48 miliar pada tahun 2015 dan 2016.


Bagaimana pendapat anda tentang post ini?


.

BACA JUGA