Tidak ada perayaan Idul Fitri untuk pengikut Ahmadiyah di Depok


Tidak ada perayaan Idul Fitri untuk pengikut Ahmadiyah di Depok

Umat Ahmadiyah di Depok, Jawa Barat, mungkin tidak dapat merayakan Idul Fitri karena kurangnya jaminan keamanan dari polisi setempat menyusul ancaman dan serangan vandalisme terhadap masjid Al Hidayah di Sawangan, Depok, pada Sabtu dini hari.


Juru bicara Ahmadiyah Indonesia Yendra Budiana mengatakan bahwa orang-orang yang tidak dikenal mengendarai empat sepeda motor di sekitar masjid dan melemparkan cat dan telur ke masjid dan sekitarnya.


"Mereka kemudian memasang spanduk yang mengungkapkan penolakan warga Sawangan terhadap sholat Ahmadiyah," kata Yendra kepada The Jakarta Post, Sabtu.



Penyelenggara masjid telah melaporkan kasus ini ke polisi dan menunggu tanggapan yang terakhir sebelum membuat keputusan tentang apakah akan melakukan sholat Idul Fitri esok harinya.


Anggota Tim Pembela Kebebasan Sipil dan Jaksa Ahmadiyah Depok Asep Komarudin mengutuk serangan tersebut.


"Pelakunya menguasai lokasi dan menargetkan kamera CCTV di beberapa tempat di sekitar masjid," katanya, menambahkan bahwa mereka meninggalkan masjid untuk Jalan Parung Bingung, Depok, Jawa Barat.


"Mereka mencoba memperkecil bukti kejahatan mereka dengan melempar telur ke kamera CCTV untuk mengurangi fungsi kamera," kata Asep.


Dia menduga bahwa serangan tersebut terkait dengan tuntutan hukum warga negara yang diajukan oleh organisasi hak asasi manusia Yayasan Satu Keadilan (YSK) terhadap pemerintah Depok dan pemerintah pusat atas penutupan sebuah Masjid Ahmadiyah. (Dra / tas)


Bagaimana pendapat anda tentang post ini?


.